Sabtu, 27 Mei 2023 17:00 WIB
PanganNews.id, Temanggung - Masa tanam tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diperkirakan mundur atau molor dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Temanggung, Joko Nuryanto, mengungkapkan informasi tersebut, Kamis 25 Mei 2023.
Menurut Joko, masa tanam tembakau di Temanggung seharusnya berlangsung pada saat ini. Namun, karena cuaca yang tidak mendukung, diperkirakan masa tanam tersebut akan mundur selama dua hingga tiga pekan,
Joko juga menjelaskan bahwa jika intensitas hujan masih tinggi untuk menanam tembakau, petani harus melakukan penyiraman yang lebih banyak.
Meskipun terjadi penundaan dalam masa tanam, luas tanaman tembakau di Temanggung pada tahun 2023 diprediksi hampir sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sekitar 14.000 hingga 16.000 hektare," kata Joko mengutip Magelangkita.id, Sabtu 27 Mei 2023..
Selain itu, kata dia, petani di Kabupaten Temanggung akan tetap menanam tembakau saat memasuki musim kemarau tahun ini dan tidak terpengaruh oleh isu RUU Kesehatan yang sedang beredar.
Menurut dia, pengaruh RUU tersebut belum begitu besar karena masih dalam bentuk draf.
Joko menjelaskan, jika terjadi penurunan luas tanaman tembakau, faktornya mungkin bukan karena RUU tersebut, tetapi mungkin karena fluktuasi harga komoditas tembakau dalam 2-3 tahun terakhir yang tidak stabil.
Joko juga menyebutkan bahwa berdasarkan laporan hingga pertengahan Mei 2023, luas tanaman tembakau di Temanggung telah mencapai 5.161 hektare.
Namun, data tersebut belum mencakup laporan dari semua kelompok tani, sehingga jumlah sebenarnya kemungkinan sudah mencapai 7.000 hingga 8.000 hektare pada saat ini. (Nicko)
11 jam yang lalu
11 jam yang lalu
You must login to comment...
Be the first comment...