Seren Taun Masyarakat Adat di Bogor, Jadi Tradisi Syukuri Hasil Pertanian

Jurnalis Pangannews

Jumat, 21 Juli 2023 13:06 WIB

news
Masyarakat Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor melakukan upacara Adat Seren Taun untuk dekatkan tali persaudaraan dan mensyukuri hasil pertanian. (Nicko/PanganNews.id)

PanganNews.id, Bogor - Upacara Adat Seren Taun merupakan perayaan Tahun Baru Islam pada 1 Muharam tahun 1445 Hijriah.

Di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tahun ini, Seren Taun mengusung tema "ngahiji ngajadi hiji, Tradisi ngajari diri" untuk Seren Taun. Helaran Seren Taun yang berlangsung 22-24 Juli 2023, diisi dengan prosesi yang penuh nilai-nilai spiritual.

Kaum millenial Kasepuhan Malasari, Hamdan Saepudin, menyatakan bahwa helaran ini adalah ajang silaturahmi untuk mendekatkan antar keluarga dan persaudaraan, serta untuk mensyukuri hasil pertanian.

Mereka berharap agar melalui saling memberi, saling mengasihi, dan saling menyayangi, serta sikap asah, asih, dan asuh.

"Mereka dapat bersatu, setuju, dan yakin dalam membangun negara yang aman dan sejahtera," kata Hamdan sapaan akrabnya, Jumat 21 Juli 2023. 

Selain itu menurut Hamdan, helaran Seren Taun juga melibatkan acara Rembug Petani yang diikuti dengan pemberian bibit.

Masyarakat adat di Malasari telah berhasil menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan kekayaan alam secara bijak dan kearifan lokal yang dimiliki.

Namun, dalam mengelola pertanian, masyarakat juga menghadapi beberapa kendala, terutama terkait isu hama, seperti hama babi, kera, dan burung.

"Untuk mengatasi masalah ini, mereka berencana untuk melakukan analisis dan menggabungkan program pemerintah dengan harapan dapat memecahkan masalah pertanian yang dihadapi," tuturnya.

Acara Seren Taun di Desa Malasari tidak hanya menjadi perayaan tahun baru dan hasil panen, tetapi juga mencerminkan pentingnya nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan kearifan lokal dalam mengelola pertanian dan kehidupan masyarakat adat setempat.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...