Ikan Serinding Dibalik Nama Iwak Nyuzz: Dari Sampah Menjadi Merek Kuliner Sukses

Jurnalis Pangannews

Minggu, 15 Oktober 2023 10:20 WIB

news
SOSOK : Siti Rochanah (63), seorang ibu dari pesisir utara Semarang, mengambil langkah berani dengan membuat olahan ikan serinding (istimewa)

PanganNews.id, Semarang - Ikan serinding, atau Ambassis nalua, mungkin bukan ikan yang banyak diperbincangkan.

Berukuran kecil, berwarna keperakan, dan seringkali diabaikan di pasaran. Bahkan, ikan ini seringkali berakhir sebagai pakan ternak atau bahkan sampah. Namun, satu orang berinisiatif untuk mengubah nasib ikan ini.

Siti Rochanah (63), seorang ibu dari pesisir utara Semarang, mengambil langkah berani dengan membuat olahan ikan serinding yang tak hanya awet tetapi juga memiliki rasa yang lezat.

"Saya lihat di sekitar Tanjung Mas, dekat area kami. Ada ikan bernama ikan serinding ini yang sama sekali tidak laku, bahkan dibuang-buang untuk makanan bebek dan sebagainya. Kami mencoba mengolahnya," kata Rochanah sapaan akrabnya, saat pangannews.id mengutip dari Validnews pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Rochanah mengambil peran penting dalam mengubah nasib ikan serinding ini. "Saya merendam ikan tersebut dalam berbagai rempah segar dan tepung, lalu menggorengnya hingga menjadi panganan yang gurih, renyah, dan menggugah selera," ucap Rochanah.

Merek kuliner yang ia usung dengan nama "Iwak Nyuzz" menerima sambutan positif dari pasar. Penjualannya terus meningkat, memberikan Rochanah kepercayaan diri untuk mengembangkan varian produknya. Saat ini.

"Iwak Nyuzz menawarkan berbagai jenis ikan dan hidangan laut, termasuk bandeng duri lunak (bandeng presto), wader rawa, wader laut, wader laut Balado, udang, dan bahkan baby fish krispy dari ikan serinding," jelas dia.

Selain itu menurut Rochanah, demi memenuhi permintaan yang semakin meningkat.

"Iwak Nyuzz juga menghadirkan produk-produk baru seperti bumbu nasi goreng udang dan ikan asin, sambal beragam, bawang merah goreng, serta kremesan udang dan kremesan ikan dengan varian original dan pedas. Saat ini, ada total 21 item produk di bawah bendera Iwak Nyuzz," tambahnya.

Keberhasilan Iwak Nyuzz tidak hanya didorong oleh rasa lezatnya, tetapi juga oleh komitmen Rochanah dalam memperoleh perizinan usaha, sertifikat halal, dan sertifikat BPOM. 

"Saya bahkan telah mendaftarkan paten untuk merek dagang Iwak Nyuzz di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," pungkas Rochanah.

Penulis : Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...