PanganNews.id, Sumedang - Kabupaten Sumedang mengalami penurunan stok pupuk bersubsidi untuk 2024 berdasarkan alokasi pupuk subsidi yang dikeluarkan pemerintah pusat.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang Hendri Gumilar mengatakan untuk tahun 2024 ini alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Sumedang jenis urea sebanyak 15.736.691 kg atau sekitar 15,7 ribu ton dan untuk NPK sebanyak 9.118.968 kg atau sekitar 9,1 ribu ton
"Jumlah ini memang mengalami pengurangan dibanding alokasi pupuk tahun 2023 lalu dimana untuk urea sebanyak 20 ribu ton dan NPK sebanyak 10 ribu ton," jelas Hendri, Rabu, 10 Januari 2024.
Padahal lanjut Hendri untuk kebutuhan pupuk pihak DPKP Sumedang mengajukan sekitar 30 ribu ton pupuk jenis urea ke pemerintah pusat dan kenyataannya realisasinya hanya 15 ribu ton saja.
Diakui dia, atas alokasi pupuk yang telah diputuskan ini pihaknya juga tidak bisa berbuat apa apa selain menerima alokasi tersebut untuk kebutuhan tahun 2024 ini.
"Ya kami hanya bisa menghimbau kepada petani untuk bisa memanfaatkan alokasi pupuk yang juga telah dibagi bagi untuk masing masing petani, dan kalaupun kurang terpaksa membeli pupuk non subsidi yang mungkin harganya lebih tinggi," jelasnya.
Sejauh ini lanjut dia untuk harga pupuk subsidi masih tetap Rp 2.250 per kg untuk jenis urea dan Rp. 2.300 untuk jenis NPK yang di dapatkan di kios resmi.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.