Jumat, 19 April 2024 09:08 WIB
PanganNews.id, Jakarta - Indonesia menempati peringkat kedua sebagai produsen ikan terbesar di dunia pada pasar perikanan laut global dengan hasil tangkapan sebesar 78,8 juta ton pada tahun 2020.
Peringkat yang tercatat dalam laporan Food and Agriculture Organization (FAO) tahun 2022 itu menempatkan posisi Indonesia setelah China yang ada di posisi pertama dengan capaian 11,70 juta ton pada tahun 2020.
"Sebagai negara dengan 25 persen penduduknya berprofesi sebagai nelayan, China memiliki dampak besar terhadap kondisi perikanan dunia," kata FAO dalam rilisnya.
Indonesia berhasil memasuki pasar dunia dengan jumlah produksi ikan laut sebesar 6,43 juta ton, mencakup berbagai spesies seperti ikan tuna, salmon dan lainnya.
"Kemudian pada peringkat ketiga, ada Peru dengan hasil tangkapan sebesar 5,61 juta ton pada tahun 2020, meskipun jumlahnya mengalami penurunan karena penangkapan berlebihan," jelasnya.
Lalu ada Rusia yang menempati peringkat keempat dengan produksi ikan mencapai 4,79 juta ton, didukung oleh garis pantai yang panjang.
Amerika Serikat (AS) berada di peringkat kelima dengan total produksi ikan mencapai 4,23 juta ton, diikuti oleh India dengan 3,71 juta ton.
Vietnam menduduki peringkat ketujuh dengan hasil tangkapan sebesar 3,27 juta ton pada tahun 2020.
Jepang menempati peringkat kedelapan sebagai produsen ikan laut terbesar dengan jumlah produksi mencapai 3,13 juta ton, sejalan dengan tingginya konsumsi ikan laut oleh masyarakatnya.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor : R Muttaqien
12 jam yang lalu
Jumat, 08 Mei 2026 08:46 WIB
Senin, 04 Mei 2026 11:36 WIB
Senin, 04 Mei 2026 10:44 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...