Selasa, 10 Desember 2024 16:56 WIB
Pangannews.id - Ikan dikenal sebagai sumber protein yang sehat dan bergizi. Namun, ada satu masalah yang harus diwaspadai, yakni pencemaran air laut yang mengakibatkan habitat ikan terkontaminasi dengan merkuri.
Merkuri, unsur logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia, dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui konsumsi ikan yang terkontaminasi. Merkuri adalah elemen alami yang ditemukan di udara, air, dan tanah.
Namun, merkuri yang ada di lingkungan sering kali berasal dari aktivitas manusia, seperti pembakaran batu bara dalam industri, atau bahkan peristiwa alamiah seperti letusan gunung berapi. Ketika merkuri masuk ke dalam air laut, ia dapat terakumulasi dalam tubuh ikan dan berpotensi membahayakan kesehatan manusia.
Meskipun hampir semua jenis ikan mengandung merkuri dalam jumlah tertentu, ada beberapa ikan yang memiliki kandungan merkuri tinggi yang harus dihindari, terutama bagi wanita hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Berikut adalah daftar ikan dengan kadar merkuri tinggi yang perlu diwaspadai, menurut data dari Food and Drug Administration (FDA):
Beberapa jenis tuna, seperti tuna albacore, diketahui mengandung merkuri dalam jumlah yang cukup tinggi. Konsumsi tuna yang berlebihan dapat meningkatkan risiko keracunan merkuri.
Meskipun sangat populer di kalangan pemancing, ikan king mackerel yang berukuran besar ini berbahaya karena kandungan merkuri yang tinggi, mencapai 0,730 ppm.
Tuna mata besar memiliki tubuh yang memanjang dan kuat, dengan ukuran yang bisa mencapai lebih dari dua meter. Meskipun rasanya lezat, ikan ini mengandung merkuri dalam jumlah tinggi.
Lobster, salah satu makanan laut favorit, juga mengandung merkuri dalam tingkat sedang, meskipun tidak setinggi ikan lainnya.
Dikenal dengan tekstur dagingnya yang tebal dan gurih, ikan todak sering dijual dalam bentuk steak. Namun, kandungan merkuri dalam ikan ini cukup tinggi, sehingga harus dikonsumsi dengan hati-hati.
Ikan hiu yang merupakan predator laut yang menakutkan, memiliki kandungan merkuri yang sangat tinggi, dan meskipun dagingnya lezat di beberapa budaya, konsumsinya perlu dibatasi.
Salah satu ikan dengan kadar merkuri tertinggi, tilefish memiliki durasi hidup yang lama, yang membuatnya terakumulasi lebih banyak merkuri dalam tubuhnya.
Ikan predator ini hidup di kedalaman laut dan dapat mencapai usia lebih dari 150 tahun, yang berkontribusi pada tingginya kadar merkuri dalam dagingnya.
Ikan marlin dikenal dengan tekstur dagingnya yang lembut dan juicy. Namun, kandungan merkuri yang tinggi menjadikannya sebagai pilihan yang kurang aman untuk konsumsi rutin.
Meski termasuk dalam kategori ikan dengan kandungan merkuri sedang, konsumsi ikan barramundi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi kelompok rentan.
Mengingat tingginya kadar merkuri dalam beberapa jenis ikan, penting bagi konsumen untuk lebih selektif dalam memilih ikan yang akan dikonsumsi. Disarankan untuk menghindari konsumsi ikan dengan kadar merkuri tinggi secara berlebihan, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak, yang lebih rentan terhadap dampak negatif merkuri.
Untuk menjaga kesehatan, konsumsilah ikan yang lebih rendah merkuri atau pilih ikan yang lebih kecil dan lebih cepat tumbuh, seperti ikan salmon, sarden, atau trout, yang biasanya memiliki kandungan merkuri lebih rendah.
Editor : Adi Permana
Jumat, 05 Juni 2026 13:38 WIB
Kamis, 04 Juni 2026 13:35 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 12:35 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...