Selasa, 17 Desember 2024 12:30 WIB
Pangannews.id - Ikan sapu-sapu, atau yang dikenal dengan nama ikan pembersih, adalah salah satu jenis ikan yang sering ditemukan di berbagai perairan, baik itu sungai, danau, maupun akuarium.
Ikan ini terkenal karena kemampuannya untuk membersihkan akuarium dari kotoran dan alga. Meskipun begitu, isu tentang apakah ikan sapu-sapu aman untuk dikonsumsi masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat.
Menurut Murwantoko, Dosen Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), ikan sapu-sapu sebenarnya dapat dikonsumsi, namun dengan beberapa catatan. Ia menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu yang hidup di lingkungan air yang bersih dan berkualitas baik tidak masalah untuk dikonsumsi.
"Ikan sapu-sapu yang dipelihara pada kondisi air yang baik, tidak masalah untuk dikonsumsi," ujar Murwantoko, seperti yang dikutip dari Kompas.
Namun, Murwantoko menegaskan bahwa ikan sapu-sapu yang hidup di perairan dengan kualitas buruk, terutama yang tercemar logam berat atau limbah industri, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Ikan yang hidup di perairan tercemar dapat mengakumulasi logam berat dalam tubuhnya, yang jika dikonsumsi oleh manusia, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
"Logam-logam berat yang terakumulasi di tubuh ikan dapat memengaruhi kerja enzim di tubuh manusia dan bersifat karsinogenik, sehingga dapat memicu kanker," tambah Murwantoko.
Selain masalah kandungan logam berat, faktor lain yang perlu diperhatikan adalah bagian tubuh ikan sapu-sapu yang dapat dikonsumsi sangat terbatas. Kulit ikan yang tebal dan kepala yang besar membuat daging ikan ini sangat sedikit, sehingga kurang ekonomis sebagai sumber makanan.
Oleh karena itu, meskipun ikan sapu-sapu dapat menjadi alternatif sumber protein, namun mengingat keterbatasan daging dan risiko kesehatan, ikan ini bukan pilihan utama untuk konsumsi sehari-hari.
Keputusan untuk mengonsumsi ikan sapu-sapu sangat bergantung pada habitat tempat ikan tersebut hidup. Jika ikan berasal dari perairan yang tercemar, risiko kesehatan jauh lebih besar daripada manfaat yang diperoleh.
Sebaliknya, ikan sapu-sapu yang dipelihara atau ditangkap dari lingkungan yang bersih, misalnya akuarium atau perairan yang terjaga kualitasnya, mungkin bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Editor : Adi Permana
Sabtu, 16 Mei 2026 14:17 WIB
Senin, 11 Mei 2026 20:36 WIB
Senin, 11 Mei 2026 20:19 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...