Selasa, 13 Mei 2025 19:48 WIB
Pangannews.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur, tengah mengembangkan budidaya cabai Carolina Reaper, salah satu varietas cabai terpedas di dunia, sebagai langkah diversifikasi pertanian sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti, budidaya ini saat ini masih berada pada tahap awal. Dari proses penyemaian 100 benih yang dilakukan, sebanyak 77 benih berhasil tumbuh dengan baik.
“Saat ini kami masih fokus pada tahap uji coba dan adaptasi Carolina Reaper di lingkungan Kota Madiun. Hasil semaian menunjukkan potensi keberhasilan yang cukup tinggi,” kata Niken, Selasa (13/5/2025).
Carolina Reaper dikenal luas di dunia sebagai cabai dengan tingkat kepedasan ekstrem, yakni rata-rata 1,6 juta Scoville Heat Units (SHU), dan bahkan bisa menembus 2 juta SHU pada jenis tertentu. Tingkat kepedasan ini menjadikannya bahan favorit dalam industri makanan pedas, mulai dari sambal, saus, hingga bumbu instan.
Melihat potensi pasar yang terus berkembang, DKPP berharap pengembangan cabai ini dapat menjadi produk hortikultura unggulan baru yang mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat, terutama petani muda yang tertarik mencoba tanaman nonkonvensional.
Untuk mendukung program ini, DKPP menargetkan pengembangan Carolina Reaper di lahan seluas 2 hektare. Lahan tersebut berasal dari berbagai sumber, seperti aset milik Pemkot Madiun, kantor dinas dan BUMD, hingga sekolah-sekolah yang diimbau turut berpartisipasi dalam penanaman.
“Melalui program ini, kami ingin membangun keterlibatan lintas sektor, dari petani hingga pelajar, agar pertanian menjadi lebih inovatif dan berdaya saing,” tambah Niken.
Editor : Adi Permana
Senin, 18 Mei 2026 12:54 WIB
Senin, 18 Mei 2026 12:36 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...