Jumat, 23 Mei 2025 18:38 WIB
Pangannews.id - Mengantisipasi musim kemarau dan potensi kekeringan tahunan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun fasilitas sumur bor di 13 kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Air bersih menjadi kebutuhan vital masyarakat, terutama saat musim kemarau. Sumur bor ini adalah upaya konkret BNPB untuk menjawab tantangan tersebut,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Jumat (23/5/2025).
Salah satu lokasi pembangunan berada di Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, di mana sumur bor sedalam 60 meter telah digunakan oleh sekitar 300 warga.
Sumber air ini tak hanya mencukupi kebutuhan rumah tangga seperti mandi dan memasak, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, seperti menanam jagung dan sayuran.
Abdul menekankan bahwa akses terhadap air bersih juga memiliki dampak besar terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. “Ketersediaan air bersih sangat penting untuk mencegah stunting dan menjaga kualitas hidup masyarakat desa,” jelasnya.
Proyek ini dibiayai melalui Dana Siap Pakai (DSP) dan menjadi bagian dari program pengurangan risiko bencana yang berbasis adaptasi terhadap perubahan iklim.
BNPB berharap pembangunan sumur bor ini dapat memperkuat ketahanan wilayah yang selama ini rawan kekeringan akibat kondisi geografis dan iklim ekstrem.
Editor : Adi Permana
12 jam yang lalu
Jumat, 08 Mei 2026 11:18 WIB
Jumat, 08 Mei 2026 09:26 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...