Perbaikan Dapur Umum, Distribusi MBG di Mukomuko Dihentikan Sementara

Pers Pangannews

Senin, 02 Juni 2025 20:56 WIB

news
Perbaikan dapur umum, distribusi MBG di Mukomuko dihentikan sementara. (Foto : Antara)

Pangannews.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, untuk sementara waktu dihentikan. Penghentian ini dilakukan karena adanya proses perbaikan dapur umum yang menjadi pusat pengolahan makanan program tersebut.

"Jadi kita berhenti sementara karena sedang ada perbaikan dapur umum untuk meningkatkan pelayanan," kata Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Mukomuko, Syukri, seperti dikutip dari Antara, Senin (2/6/2025).

Program MBG selama ini menyasar 1.323 siswa dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di 11 sekolah di Kecamatan Kota Mukomuko.

Penghentian sementara ini dijadwalkan berlangsung selama satu minggu dan akan berlanjut hingga libur Idul Adha 1446 Hijriah.

Syukri menegaskan bahwa tidak ada alasan lain di balik penghentian sementara ini selain peningkatan fasilitas dan layanan melalui perbaikan dapur umum.

“Saat ini, dapur umum yang digunakan masih satu dan berlokasi di Kecamatan Kota Mukomuko, sehingga baru sekolah-sekolah di wilayah itu yang menerima MBG,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, sebanyak 34.328 siswa telah diusulkan sebagai calon penerima Program MBG. Mereka tersebar di 192 lembaga PAUD, 141 sekolah dasar negeri dan swasta, serta 58 SMP di 15 kecamatan.

Adapun siswa yang telah menerima manfaat MBG hingga saat ini terdiri atas:

  • PAUD/TK: PAUD Terpadu Negeri Pembina Kota Mukomuko (43 siswa), TK Az-Zikra (9 siswa), TK Negeri Dharmawanita (61 siswa), TK Negeri Pembina Teratai Indah (46 siswa), dan TK Negeri Tunas Rahayu (15 siswa).
  • SD: SDN 01 Kota Mukomuko (224 siswa), SDN 02 (154 siswa), SDN 03 (361 siswa), SDN 04 (179 siswa), SDN 07 (55 siswa), dan SDN 10 (176 siswa).

SPPG Kabupaten Mukomuko berperan dalam pengawasan jalannya program MBG, termasuk memastikan kualitas makanan, kelayakan gizi, serta pelaksanaan distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...