Bioetanol Aren Diuji di Kamojang, Pemerintah Mulai Garap Energi Baru

Pers Pangannews

Rabu, 19 November 2025 20:22 WIB

news
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto : Instagram @perhutanansosialpalembang)

Pangennews.id - Pemerintah mulai membuka peluang baru pemanfaatan aren sebagai sumber energi bersih. Peresmian Pilot Bioetanol Aren di kawasan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kamojang, Jawa Barat, menjadi langkah pertama yang dinilai bisa menunjukkan potensi hutan Indonesia sebagai penghasil bioenergi bernilai ekonomi.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan fasilitas tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berkutat pada konservasi, tetapi juga mampu menopang ketahanan energi nasional.

“Ini langkah besar. Kekayaan hutan Indonesia ternyata dapat menghasilkan energi bersih yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya di Yogyakarta, Rabu.

Pilot project ini menguji seluruh rantai produksi bioetanol, mulai dari penyadapan nira aren hingga pemurnian bahan bakar.

Pengembangan ini disebut sejalan dengan agenda transisi energi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kemandirian energi di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu.

“Pak Presiden sangat jelas mengingatkan bahwa ketahanan energi harus diwujudkan. Dunia sedang tidak stabil, dan pada akhirnya setiap negara akan mengamankan kebutuhannya sendiri,” kata Raja Juli.

Aren dipilih sebagai sumber bioetanol bukan tanpa alasan. Tanaman ini dapat tumbuh di bawah tegakan hutan dan pada lereng-lereng yang tidak cocok ditanami komoditas lain. Produktivitasnya tinggi dan ketersediaannya stabil.

Menurut Raja Juli, jika nilai ekonominya meningkat, masyarakat akan terdorong menjaga tutupan hutan dan mencegah alih fungsi lahan.

Di Kamojang, nira aren diperoleh dari kelompok Perhutanan Sosial dan koperasi desa sehingga warga terlibat langsung dalam rantai pasok.

“Rantai pasok energi hijau ini langsung menguntungkan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan program percepatan pengembangan aren melalui pelatihan instruktur (Training for the Trainers), bekerja sama dengan Pertamina, PNRE, PGE, BRIN, serta tim percepatan yang dipimpin Penasehat Utama Menhut, Willie Smits, pakar konservasi dan mikrobiologi.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...