BBM Subsidi Dipastikan Stabil, Pemerintah Imbau Warga Tak Panic Buying

Pers Pangannews

Senin, 09 Maret 2026 22:09 WIB

news
BBM subsidi dipastikan stabil, pemerintah imbau warga tak panic buying. (Foto : Pertamina)

Pangannews.id - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan di tengah fluktuasi harga minyak dunia yang meningkat akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan pemerintah telah memutuskan mempertahankan harga BBM subsidi sesuai arahan Presiden. Kebijakan ini diambil agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran tanpa tekanan tambahan dari kenaikan harga energi.

“Sebagaimana juga sudah disampaikan oleh Menteri ESDM atas arahan Presiden, bahwa harga BBM subsidi dipastikan tidak akan naik. Dengan demikian masyarakat bisa menjalankan Ramadhan dengan tenang dan menyambut Lebaran tanpa kekhawatiran,” kata Dwi di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Kendati demikian, pemerintah tetap mencermati pergerakan harga minyak dunia yang belakangan melonjak. Laporan pasar internasional mencatat harga minyak mentah sempat melampaui 111 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) dalam APBN yang berada di kisaran 70 dolar AS per barel.

Dwi menegaskan, kondisi pasokan energi nasional saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok BBM nasional berada di atas standar minimum, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk melakukan panic buying,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, cadangan operasional BBM dan LPG nasional saat ini melebihi batas minimal 21 hari. Pasokan tersebut terus diperbarui melalui produksi dalam negeri maupun impor dari berbagai negara sehingga distribusi energi tetap terjaga selama Ramadan dan periode Lebaran.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...