Kamis, 12 Maret 2026 12:52 WIB
PanganNews.id - Rangkaian agenda survei pengecekan lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, pada Kamis (5/3) terus berlanjut sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi padi nasional.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Teknologi dan Inovasi Pengelolaan Irigasi, Hendri Sosiawan, bersama Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dan Kepala Balai Besar Riset dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Jambi, melakukan peninjauan ke lokasi ketiga yang berada di Desa Singkawang, Kecamatan Muara Bulian.
Peninjauan di lokasi ini difokuskan pada lahan seluas 1,2 hektar yang diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan areal tanam padi baru di wilayah tersebut. Meskipun memiliki luasan yang relatif lebih kecil dibandingkan titik sebelumnya, Desa Singkawang dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk memperluas areal tanam dan memperkuat produksi pangan nasional.
“Pemerintah terus mendorong percepatan perluasan lahan sawah produktif melalui program Cetak Sawah Rakyat. Setiap potensi lahan yang layak akan kita optimalkan agar mampu meningkatkan produksi padi dan mendukung target swasembada pangan nasional,” ujar Amran.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam proses survei hingga pengembangan lahan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa pengembangan lahan sawah baru juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus praktik lapangan bagi insan pertanian, termasuk penyuluh dan generasi muda pertanian. “Program CSR tidak hanya fokus pada perluasan lahan, tetapi juga memastikan pengelolaan pertanian dilakukan secara optimal melalui pendampingan teknis dan penguatan kapasitas SDM pertanian di daerah,” jelas Santi.
Sementara itu, Direktur Polbangtan Bogor Yoyon Haryanto mengatakan bahwa hasil peninjauan menunjukkan lokasi di Desa Singkawang memiliki potensi untuk segera ditindaklanjuti dalam tahap pengembangan. “Dari hasil pengecekan lapangan, lahan yang ditinjau memiliki kelayakan teknis untuk dikembangkan menjadi areal tanam padi. Meski luasannya tidak besar, namun lokasinya strategis dan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan produksi pangan di tingkat desa,” ungkap Yoyon.
Kunjungan di Desa Singkawang sekaligus menutup rangkaian survei lapangan di Kecamatan Muara Bulian pada hari tersebut. Secara umum, seluruh titik lokasi yang ditinjau dinilai memiliki kelayakan teknis untuk diproses lebih lanjut dalam program percepatan swasembada pangan nasional.
Melalui program Cetak Sawah Rakyat, pemerintah berharap potensi lahan yang tersedia dapat segera dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung tercapainya kemandirian pangan Indonesia. (*/Adv)
Sabtu, 14 Maret 2026 10:40 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 10:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 15:18 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 12:00 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...