6 jam yang lalu
Pangannews.id - Aktivitas penangkapan ikan di sungai dan danau di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mulai mendapat perhatian pemerintah daerah. Selama ini, produksi perikanan lebih banyak tercatat dari sektor laut, sementara hasil tangkapan dari perairan umum daratan belum terdata secara menyeluruh.
Tahun ini, Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko mulai menjalankan program pendataan pelaku perikanan perairan umum daratan untuk memetakan potensi produksi sekaligus mengetahui sebaran aktivitas penangkapan ikan di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Warsiman, mengatakan pendataan dilakukan untuk mengetahui siapa saja pelaku usaha perikanan air darat, lokasi aktivitas mereka, hingga jumlah hasil tangkapan yang diperoleh.
“Tujuan pendataan perairan umum daerah ini untuk melihat potensi produksi ikan, siapa saja pelakunya, dan di wilayah mana saja kegiatan ini,” kata Warsiman.
Aktivitas penangkapan ikan di Mukomuko tidak hanya berlangsung di laut. Sejumlah warga juga menggantungkan hidup dari hasil tangkapan di sungai, rawa, dan danau.
Jenis hasil tangkapan pun tidak terbatas pada ikan. Warga juga mencari lokan atau kerang hingga kepiting di kawasan perairan darat.
Saat ini, Dinas Perikanan mulai melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa agar membantu proses pendataan dengan memberikan informasi mengenai warga yang beraktivitas di sektor tersebut.
Setelah itu, petugas lapangan akan mendata lokasi penangkapan ikan, jumlah pelaku usaha, hingga produksi yang dihasilkan.
Data tersebut nantinya akan digunakan pemerintah daerah untuk membina para pelaku perikanan air darat melalui pembentukan kelompok usaha.
Menurut Warsiman, pembentukan kelompok penting agar para pelaku usaha lebih mudah mendapatkan pembinaan dan bantuan sarana penangkapan ikan dari pemerintah.
“Setelah para pelaku bergabung dalam kelompok, mereka selain berada dalam pengawasan pemerintah serta diberikan peluang untuk mengusulkan keperluan peralatan untuk penangkapan ikan,” pungkasnya.
Editor : Adi Permana
Jumat, 08 Mei 2026 08:46 WIB
Senin, 04 Mei 2026 11:36 WIB
Senin, 27 April 2026 11:46 WIB
Senin, 20 April 2026 14:18 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...