Polbangtan Bogor Dampingi Kunjungan Tenaga Ahli Mentan, Perkuat Sinergi Pengembangan Food Estate di Tanjung Jabung Barat

Pers Pangannews

10 jam yang lalu

news
Polbangtan Bogor Dampingi Kunjungan Tenaga Ahli Mentan. (Foto: Istimewa)

Pangannews.id - Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Yoyon Haryanto, bersama Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi melaksanakan pendampingan kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Food Estate, Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi pada Jumat, (22/5).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan sektor pertanian dan penguatan program food estate melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan vokasi, penyuluh pertanian, serta unsur TNI dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan meninjau Pusat Benih Unggul yang menjadi salah satu pilar penting dalam penyediaan benih berkualitas untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Tanjung Jabung Barat. Selain itu, dilakukan pula dialog strategis bersama penyuluh dan petani guna menyerap aspirasi, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah percepatan pengembangan kawasan pertanian berbasis potensi lokal.

Kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi bersama unsur pemerintah daerah dan keamanan wilayah, yang melibatkan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Kodim 0419/Tanjab, serta Korem 042/Garuda Putih. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pembangunan pertanian dan food estate di daerah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pembangunan pertanian harus dilakukan secara terintegrasi dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. “Pembangunan pertanian tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, akademisi, TNI, dan petani untuk memastikan program strategis pertanian berjalan efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian sebagai kunci keberhasilan program modernisasi dan pengembangan kawasan pertanian. “SDM pertanian yang kompeten dan adaptif menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern. Karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan, penyuluhan, dan pelaku utama pertanian harus terus diperkuat,” kata Idha.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menyampaikan bahwa keterlibatan Polbangtan Bogor dalam pendampingan kunjungan kerja ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi vokasi pertanian dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian, khususnya pengembangan kawasan food estate dan modernisasi pertanian. “Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, penyuluh, petani, dan lembaga pendidikan vokasi dalam mendukung pengembangan kawasan pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Polbangtan Bogor siap berkontribusi melalui penguatan sumber daya manusia, transfer teknologi, serta pendampingan inovasi pertanian guna mendukung keberhasilan program food estate dan ketahanan pangan nasional,” ujar Yoyon.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan dalam mengakselerasi pembangunan pertanian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta mendorong terwujudnya sektor pertanian yang maju, modern, dan berdaya saing. (Adv/*)


Kolom Komentar

You must login to comment...