11 jam yang lalu
Pangannews.id - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berbasis praktik lapangan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang melibatkan 100 mahasiswa Jurusan Peternakan. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi dalam menjaga kesehatan masyarakat veteriner.
Kegiatan diawali dengan seremoni pelepasan petugas pemeriksa hewan kurban yang menandai kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan tugas di lapangan. Sebanyak 100 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Kesehatan Hewan (Keswan) dan Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH) diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan hewan kurban di berbagai titik di Kota Bogor. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didampingi oleh dosen, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), serta pegawai Jurusan Peternakan Polbangtan Bogor.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa keamanan pangan asal hewan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pemeriksaan hewan kurban menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan siap menjawab kebutuhan sektor peternakan.
“Kita membutuhkan SDM pertanian yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda pertanian yang profesional dan berdaya saing,” ujar Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi harus mampu memberikan pengalaman belajar yang nyata agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui keterlibatan langsung dalam pemeriksaan hewan kurban, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengasah keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, dan profesionalisme yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Ini merupakan implementasi nyata dari konsep link and match pendidikan vokasi dengan kebutuhan lapangan,” ungkap Idha.
Rangkaian kegiatan pemeriksaan dilaksanakan melalui pemeriksaan antemortem pada 26 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan pemeriksaan postmortem pada 27 Mei 2026. Pemeriksaan antemortem dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, bebas dari gejala penyakit, serta memenuhi persyaratan kesehatan untuk disembelih. Sementara itu, pemeriksaan postmortem dilakukan terhadap karkas, daging, dan organ hewan guna memastikan produk yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan layak dikonsumsi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Polbangtan Bogor bersinergi dengan petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemeriksaan hewan kurban berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran vokasi yang mengedepankan pengalaman praktik nyata sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan pemeriksaan hewan kurban ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh di bangku kuliah. Selain meningkatkan kompetensi teknis, mahasiswa juga belajar tentang tanggung jawab profesi, kerja sama tim, dan pelayanan kepada masyarakat. Inilah esensi pendidikan vokasi, yaitu belajar melalui praktik nyata untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja,” ujar Yoyon.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi kontribusi Polbangtan Bogor dalam mendukung terwujudnya keamanan pangan asal hewan serta perlindungan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang memperkuat kemampuan teknis dan profesionalisme sebagai calon tenaga teknis maupun tenaga profesional di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polbangtan Bogor dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi dalam menjaga kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta keamanan pangan asal hewan bagi masyarakat Indonesia.
Editor: Adi Permana
9 jam yang lalu
11 jam yang lalu
Sabtu, 13 Juni 2026 10:31 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...