Selasa, 08 Agustus 2023 09:30 WIB
PanganNews.id, Demak - Para Petani di Kabupaten Demak memilih untuk menanam Palawija di tengah ketidakpastian iklim yang terjadi saat ini.
Pasalnya, sejumlah di Demak sudah mengalami kekeringan air. Sehingga, para Petani memilih untuk menanam tanaman yang cocok di musim kekurangan air seperti saat ini.
Muryanto, petani di Jalan Lingkar Demak, Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak mengaku sudah dua bulan ini sawahnya mengalami kekeringan. Hal itu karena sumber aliran air kali Tuntang semakin surut.
“Kalau di Demak ini kan sumbernya dari Waduk Kedungombo, ibaratnya disana kering di sini ikut kering,” katanya, Senin 7 Agustus 2023.
Dia menambahkan jika saat air sedang tidak melimpah seperti saat ini, tanaman yang cocok adalah jenis kacang-kacangan. Karenanya, saat ini lahannya ditanami oleh kacang hijau.
“Untuk pertanian ini kan sudah mau selesai, tinggal nunggu panen saja. Jadi tidak membutuhkan banyak air, paling bisa dapat lima kuintal, ” terangnya.
Agar bisa beralih ke lahan pertanian lain, Muryanto membutuhkan waktu sekitar empat bulan lagi untuk bisa menanam padi. Menurutnya, setelah panen kacang hijau selesai, sawahnya dibiarkan terlebih dahulu sampai datang musim hujan tiba.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor : R Muttaqien
6 jam yang lalu
Rabu, 13 Mei 2026 17:47 WIB
Senin, 11 Mei 2026 11:25 WIB
Senin, 11 Mei 2026 10:33 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...