Pangannews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mendorong masyarakat untuk mengonsumsi singkong sebagai alternatif bahan pangan pokok. Penjabat (PJ) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, menekankan pentingnya pengoptimalan pengolahan singkong menjadi berbagai produk makanan.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada Sabtu (15/12/2024), Dicky Saromi mengungkapkan bahwa Kampung Adat Cireundeu sudah lama menjadikan singkong sebagai makanan pokok. Hal ini, menurutnya, menjadi contoh yang baik dalam upaya penguatan ketahanan pangan melalui diversifikasi konsumsi bahan pangan lokal.
“Ini bagian dari upaya ketahanan pangan melalui optimalisasi pengolahan singkong. Masyarakat Kampung Adat Cireundeu sudah lama menjadikan singkong sebagai bahan pangan utama,” ujar Dicky Saromi.
Dia juga menambahkan, selain mendukung ketahanan pangan, konsumsi singkong juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Kebiasaan masyarakat Cireundeu dalam mengonsumsi singkong terbukti memiliki dampak positif bagi kesehatan mereka.
Lebih lanjut, Dicky menjelaskan bahwa ada lebih dari 50 jenis olahan makanan yang berbahan dasar singkong, seperti colenak, misro, combro, hingga berbagai jenis makanan kering lainnya. “Ini adalah kekayaan kuliner yang patut kita banggakan,” tambahnya.
Melalui upaya ini, Pemkot Cimahi berharap dapat memperkenalkan potensi besar singkong sebagai bahan pangan lokal yang tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga dapat menjadi alternatif yang lebih terjangkau dan beragam dalam konsumsi masyarakat.
Dicky berharap sosialisasi konsumsi singkong ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan mengolah singkong menjadi berbagai produk pangan yang bergizi.
“Kami ingin menunjukkan kepada pemerintah pusat dan Jawa Barat bahwa Cimahi bisa menerapkan ketahanan pangan dengan mendorong konsumsi singkong. Ini sebagai kontribusi untuk mengurangi ketergantungan pada beras,” pungkas Dicky.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.