PPS Bitung Siap Jadi Pelabuhan Perikanan Modern Berstandar Internasional

Pers Pangannews

Senin, 18 Agustus 2025 11:25 WIB

news
PPS Bitung siap jadi pelabuhan perikanan modern berstandar internasional. (Foto : website KKP)

Pangannews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung menjadi pelabuhan ramah lingkungan atau eco fishing port.

Langkah ini diambil untuk mendukung implementasi Penangkapan Ikan Terukur (PIT) di zona 2 dan 3, yang mencakup Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 716, 717, 715, 718, dan 714.

Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur pelabuhan merupakan strategi penting untuk mewujudkan PIT.

Tak hanya perbaikan fisik, pengembangan ini juga mencakup peningkatan sistem informasi, penerapan manajemen ISO, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“PPS Bitung akan menjadi pelabuhan perikanan modern yang berwawasan lingkungan, terintegrasi, dan memperluas akses pasar internasional bagi produk perikanan lokal,” ujar Latif dalam siaran resmi KKP.

Konsep eco fishing port yang diusung bertujuan menjadikan pelabuhan sebagai pusat layanan perikanan yang optimal, sekaligus memenuhi standar ketertelusuran dan mutu produk tangkapan untuk menunjang kelancaran ekspor.

Direktur Kepelabuhanan Perikanan KKP, Ady Candra, mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha perikanan tangkap di Bitung untuk memberikan masukan dalam pengembangan kawasan.

“Kita ajak semua pihak berdiskusi agar PPS Bitung benar-benar menjadi kawasan terpadu yang dapat menggerakkan perekonomian lokal,” ujarnya.

Koordinasi pengembangan pelabuhan telah dilakukan melalui rapat bersama berbagai pemangku kepentingan pada Senin (11/8/2025) lalu, termasuk pemerintah daerah.

Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, menyatakan optimisme dan dukungan penuh atas pengembangan PPS Bitung. Menurutnya, pemerintah daerah siap mendukung melalui kebijakan lintas sektor guna mempercepat realisasi pelabuhan perikanan berkelanjutan tersebut.

Saat ini, PPS Bitung memiliki kapasitas menampung 1.048 kapal perikanan dengan produktivitas sekitar 54.000 ton/tahun, menyerap 9.200 tenaga kerja, dan berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp32 miliar.

Setelah dikembangkan menjadi eco fishing port, kapasitasnya ditargetkan meningkat menjadi 1.600 kapal, produktivitas mencapai 92.000 ton/tahun, penyerapan tenaga kerja 18.000 orang, dan estimasi PNBP mencapai Rp82,5 miliar.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan perikanan merupakan bagian dari program prioritas nasional.

Selain untuk mendukung PIT, program ini juga diharapkan memberi multiplier effect bagi pembangunan ekonomi nasional dan membuka peluang investasi di sektor perikanan tangkap, pengelolaan pelabuhan, dan industri turunannya.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...