Kamis, 23 April 2026 11:59 WIB
Pangannews.id - Puluhan siswa SMKS Mudita Singkawang mendapat pengalaman berbeda saat mengunjungi Gudang Bulog di Kampung Melayu, Singkawang Barat, Rabu (22/4/2026). Di lokasi penyimpanan bahan pokok itu, para pelajar diajak melihat langsung bagaimana stok pangan dikelola.
Sebanyak 37 siswa kelas X jurusan pemasaran mengikuti kegiatan eduwisata yang digelar Perum Bulog Kantor Cabang Singkawang. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan peran Bulog dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan.
Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Kalimantan Barat Rasiwan mengatakan, edukasi kepada generasi muda penting agar mereka memahami kondisi ketahanan pangan sejak dini.
“Sebagai generasi penerus, para siswa perlu mengetahui bagaimana kondisi ketahanan pangan kita. Saat ini Indonesia telah menunjukkan capaian positif dalam menjaga ketersediaan pangan,” kata Rasiwan.
Dalam kunjungan tersebut, siswa diajak melihat langsung stok beras yang tersimpan di gudang. Rasiwan menyebut, kondisi cadangan pangan di Singkawang dan sekitarnya saat ini relatif aman.
“Melalui kunjungan ini, siswa dapat melihat langsung stok pangan di gudang, sehingga mereka memahami bahwa ketersediaan pangan di Singkawang terjaga dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketersediaan stok pangan yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas, terutama di tengah tekanan global yang memengaruhi sektor pangan.
“Stok pangan nasional yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas, termasuk di tengah tantangan geopolitik global,” katanya.
Sementara itu, salah satu siswa, Samuel, mengaku kunjungan tersebut memberi gambaran nyata tentang peran Bulog, tidak hanya dalam penyimpanan, tetapi juga menjaga harga tetap terjangkau.
“Kami jadi memahami bagaimana Bulog menjaga stok dan stabilitas harga beras, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai siswa jurusan pemasaran, ia juga melihat peluang di sektor distribusi pangan yang bisa dikembangkan ke depan.
“Kunjungan ini membuka wawasan kami tentang rantai distribusi pangan. Ke depan, ini bisa menjadi peluang untuk terlibat lebih jauh, termasuk menjadi mitra dalam penyaluran bahan pokok,” katanya.
Editor : Adi Permana
10 jam yang lalu
Kamis, 23 April 2026 12:08 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...