9 jam yang lalu
Pangannews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjajaki peluang investasi dengan delegasi All-China Environment Federation (ACEF), dengan menitikberatkan pada sektor infrastruktur hijau dan lingkungan.
Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Muhammad Herizkianto mengatakan kerja sama dengan China memiliki landasan kuat, mengingat hubungan kedua negara telah terjalin lama.
“Kami meyakini bahwa kemitraan yang kuat akan menentukan keberhasilan kita dalam membangun sistem kota yang tangguh dan berkelanjutan,” kata Herizkianto.
Ia menekankan Jakarta tidak bisa mengandalkan pembiayaan sendiri untuk mengejar target pembangunan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang lebih luas bagi investor, khususnya di sektor lingkungan dan infrastruktur kota hijau.
Herizkianto memaparkan, investasi China di Indonesia pada 2025 mencapai 7,5 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, sekitar 483 juta dolar AS masuk ke Jakarta. Meski cukup besar, ia menilai realisasi tersebut masih jauh dari potensi yang ada.
“Masih ada ruang yang sangat besar untuk ditingkatkan, terutama pada sektor lingkungan, infrastruktur, dan pengembangan kota hijau,” ujarnya.
Pemprov DKI, lanjut dia, akan memfasilitasi seluruh proses investasi melalui Jakarta Investment Centre (JIC), mulai dari identifikasi proyek hingga perizinan.
Di sisi lain, Vice Chairman ACEF Hong Ping menyatakan ketertarikan pihaknya untuk terlibat lebih jauh dalam pembangunan Jakarta. Ia menyebut ibu kota memiliki kebutuhan besar pada sektor lingkungan yang sejalan dengan kompetensi perusahaan-perusahaan China.
“Kami tidak hanya ingin menjadi penyedia teknologi, tetapi juga mitra jangka panjang dalam pembangunan Jakarta,” tutur Hong Ping.
Menurut dia, sejumlah sektor yang menjadi fokus kerja sama meliputi transportasi perkotaan, pengolahan air limbah, peningkatan kualitas air, serta pengelolaan sampah.
“Bidang-bidang tersebut merupakan kekuatan utama perusahaan kami. Kami siap membawa solusi dan pengalaman dari China untuk diimplementasikan melalui proyek-proyek konkret yang saling menguntungkan,” pungkasnya.
Editor : Adi Permana
Jumat, 17 April 2026 16:39 WIB
Jumat, 17 April 2026 15:48 WIB
Kamis, 16 April 2026 11:47 WIB
Kamis, 16 April 2026 11:33 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...