May Day 2026 di Monas: Bulog Salurkan 350 Ribu Paket Sembako untuk Buruh

Pers Pangannews

4 jam yang lalu

news
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Foto : ANTARA)

Pangannews.id - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, diwarnai pembagian ratusan ribu paket sembako bagi pekerja.

Perum Bulog menyalurkan sekitar 350 ribu paket bantuan kepada buruh yang hadir dalam aksi tersebut, sebagai bentuk intervensi untuk menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan dalam waktu persiapan yang relatif singkat, hanya tiga hari, dengan melibatkan koordinasi lintas instansi.

“Syukur alhamdulillah dari pagi atau bahkan kemarin kami Bulog sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk mengoordinir penyiapan 350 ribu paket sembako yang diperuntukkan kepada saudara-saudara kita, rekan-rekan buruh yang sedang melaksanakan Hari Buruh Dunia,” kata Rizal di Monas, Jumat (1/5/2026).

Program tersebut disebut sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang ingin memberikan perhatian langsung kepada kelompok pekerja pada momentum May Day.

Rizal menilai bantuan ini menjadi kejutan tersendiri bagi buruh karena baru pertama kali dilakukan dalam skala besar pada peringatan Hari Buruh di Indonesia.

Setiap paket sembako yang dibagikan berisi beras 2,5 kilogram, kopi, teh, gula, sarden, minyak goreng, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Nilai bantuan per paket ditaksir mencapai sekitar Rp350 ribu.

“Kalau dikalkulasikan, nilai bantuan ini kurang lebih Rp350 ribu per satu paket. (Anggarannya) dari Setneg bantuannya, kami Bulog hanya menyiapkan,” ujar Rizal.

Selain paket sembako, pemerintah juga menyediakan makan siang gratis bagi sekitar 350 ribu buruh yang memadati kawasan Monas.

Penyediaan logistik dilakukan secara terpadu dengan melibatkan holding pangan ID Food serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.

Distribusi bantuan dilakukan dengan mekanisme penandaan tinta biru pada tangan penerima untuk mencegah duplikasi dan memastikan bantuan tepat sasaran. Skema ini diterapkan di sejumlah titik pembagian di area Monas yang telah diatur sebelumnya.

Di tengah pembagian bantuan, suasana peringatan May Day berlangsung tertib. Massa buruh menggelar aksi secara damai tanpa insiden berarti. Aparat keamanan bersama panitia dinilai mampu menjaga situasi tetap kondusif hingga kegiatan berakhir.

Rizal menilai situasi tersebut mencerminkan kedewasaan gerakan buruh di Indonesia. “Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan aman, aksi buruh berjalan damai tanpa anarkis,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan sembako ini diharapkan mampu menjadi bantalan sementara bagi buruh di tengah tekanan ekonomi, sekaligus menjaga konsumsi rumah tangga pekerja. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program serupa agar dampaknya lebih terasa dalam jangka panjang.

“Kami berharap program ini mampu menjaga daya beli buruh, mengurangi tekanan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya,” kata Rizal.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...