Dharma Jaya Kejar Pasokan 7.500 Sapi untuk Jaga Stabilitas Harga Daging

Pers Pangannews

7 jam yang lalu

news
Dharma Jaya kejar pasokan 7.500 sapi untuk jaga stabilitas harga daging. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Perumda Dharma Jaya memperkuat strategi pasokan pangan dengan mengintensifkan pengembangan sapi lokal di tengah ancaman gangguan rantai pasok global dan perubahan iklim yang dinilai dapat memengaruhi stabilitas pangan ibu kota.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan percepatan pengadaan sapi impor untuk menjaga ketersediaan daging sapi di Jakarta dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami sedang menjajaki penguatan ketahanan pangan berbasis sapi lokal," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman, dikutip dari Antara.

Menurutnya, kerja sama dengan daerah-daerah sentra peternakan sebenarnya telah berjalan selama ini. Namun, situasi global yang dinamis membuat perusahaan daerah itu mulai meningkatkan intensitas penguatan pasokan lokal agar tidak terlalu bergantung pada pasokan luar negeri.

Di sisi lain, Dharma Jaya tetap memperbesar stok sapi impor sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan distribusi pangan internasional akibat tensi geopolitik maupun dampak perubahan iklim.

Dalam waktu dekat, sebanyak 2.500 sapi impor ditargetkan sudah tersedia. Hingga kini, sekitar 1.500 ekor sapi telah masuk melalui tiga tahap pengiriman, sementara tambahan 1.000 ekor lainnya segera didatangkan.

“Dengan demikian, total 2.500 ekor akan tersedia dalam waktu dekat, sementara sisa 5.000 ekor diupayakan masuk lebih cepat,” ujar Raditya.

Secara keseluruhan, Dharma Jaya menargetkan pengadaan 7.500 sapi rampung pada Juni atau Juli 2026. Namun proses pemasukan dilakukan bertahap karena terbatasnya slot kapal pengangkut ternak.

“Jadi, memang harus bersaing untuk mendapatkan jadwal pengiriman ke Indonesia,” tuturnya.

Kondisi berbeda terjadi pada komoditas unggas. Dharma Jaya memastikan pasokan ayam relatif aman dan saat ini sudah mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Untuk ayam, saat ini sudah self-sufficient. Kami juga sedang menyiapkan langkah lanjutan penguatan pasokan setelah Idul Adha,” pungkas Raditya.

Editor : Adi Permana

 


Kolom Komentar

You must login to comment...