Brigade Pangan CSR Sarolangun Bergerak! Kolaborasi Polbangtan Kementan Cetak Sawah Rakyat demi Ketahanan Pangan

Pangannews.id

4 jam yang lalu

news
Foto: Brigade Pangan CSR Sarolangun Bergerak! Kolaborasi Polbangtan Kementan Cetak Sawah Rakyat demi Ketahanan Pangan.

PanganNews.id - Semangat kolaborasi membangun pertanian terus menguat di Kabupaten Sarolangun. Hal itu terlihat dalam kegiatan Pelaksanaan Brigade Pangan CSR untuk mendukung program Cetak Sawah Rakyat yang digelar di Kantor Kecamatan Sarolangun, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang melibatkan Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor bersama berbagai unsur pertanian di Kabupaten Sarolangun ini berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme. Hadir dalam kegiatan tersebut Katimker Sarolangun, Kepala BRMP, para penyuluh pertanian sebagai narasumber, serta anggota Brigade Pangan Batang Asai Tengah dan BP Sako Batuah.

Tak sekadar menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dan penguatan strategi percepatan pengembangan sawah rakyat di Sarolangun. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan di lapangan, penguatan kelembagaan brigade pangan, hingga upaya peningkatan produktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program Cetak Sawah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produksi pangan di daerah. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh, perguruan tinggi, hingga petani muda di lapangan.

“Pertanian hari ini membutuhkan kolaborasi yang kuat. Brigade pangan harus menjadi motor penggerak di daerah untuk meningkatkan produksi sekaligus menjaga semangat petani dalam membangun pertanian Indonesia,” ujar Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengatakan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam pembangunan pertanian modern dan berdaya saing. Melalui kegiatan Brigade Pangan CSR, para petani dan anggota brigade pangan tidak hanya mendapatkan pendampingan teknis, tetapi juga motivasi untuk terus berkembang dan adaptif terhadap perubahan.

“Ketahanan pangan tidak hanya dibangun dengan lahan dan teknologi, tetapi juga dengan SDM yang unggul, adaptif, dan mau terus belajar,” kata Arsanti.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menilai keterlibatan Polbangtan Bogor menjadi bentuk nyata kontribusi pendidikan vokasi dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian. Menurutnya, mahasiswa dan insan pendidikan pertanian perlu hadir langsung di tengah masyarakat agar inovasi dan teknologi pertanian dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh petani.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Yoyon Haryanto, menyampaikan bahwa kegiatan Brigade Pangan CSR menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat tani.

“Polbangtan Bogor siap terus mendukung program Kementerian Pertanian melalui pendampingan, penguatan SDM, serta penerapan inovasi pertanian di lapangan. Kami berharap Brigade Pangan mampu menjadi energi baru bagi pertanian Sarolangun,” ungkap Yoyon.

Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Brigade Pangan diharapkan semakin aktif dalam mendorong percepatan cetak sawah rakyat, peningkatan produksi pangan, serta kesejahteraan petani di Kabupaten Sarolangun. (wsd) (*/Adv)


Kolom Komentar

You must login to comment...