4 jam yang lalu
Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, kembali menggencarkan kampanye makan ikan untuk menekan angka stunting. Melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), pemerintah daerah membagikan ratusan paket olahan ikan kepada keluarga yang masuk kelompok rentan stunting.
Program tersebut menyasar warga Desa Getasan, Kecamatan Petang. Sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta warga yang dinilai berisiko mengalami masalah gizi.
Plt Sekretaris Dinas Perikanan Badung, I Wayan Raka Suarjaya, mengatakan program Gemarikan tahun ini ditargetkan menjangkau 10 desa di Badung dengan total 2.000 paket olahan ikan.
“Setiap desa mendapat 200 paket. Program ini kami fokuskan untuk mendukung pencegahan stunting sekaligus meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat,” ujarnya.
Paket yang dibagikan berisi berbagai produk olahan ikan siap konsumsi, mulai dari ikan nila, lele, hingga abon tuna. Seluruh bahan baku ikan tersebut juga dibeli dari pembudidaya lokal Badung.
Menurut Suarjaya, program ini tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong kebiasaan makan ikan dalam menu harian keluarga. Konsumsi ikan dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak karena mengandung protein dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Selain menyasar sektor kesehatan, program tersebut juga diharapkan ikut menggerakkan ekonomi pembudidaya ikan lokal. Dengan melibatkan hasil budidaya warga Badung, pemerintah daerah ingin memastikan program gizi masyarakat sekaligus memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha perikanan setempat.
“Maria biasakan makan ikan untuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting,” pungkas Suarjaya.
Editor : Adi Permana
Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB
Rabu, 13 Mei 2026 16:09 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 15:49 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 15:36 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...