Posyandu Ternak Perkuat Layanan Kesehatan Hewan hingga Pelosok Probolinggo

Pers Pangannews

4 jam yang lalu

news
Posyandu Ternak digelar di Desa Guyangan Kecamatan Krucil dengan memberikan pelayanan kepada 268 ekor ternak. (Foto : dok. Pemkab Probolinggo)

Pangannews.id - Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo memperluas layanan kesehatan hewan melalui program Posyandu Ternak, agar peternak lebih mudah mengakses pemeriksaan, vaksinasi, hingga layanan reproduksi tanpa dipungut biaya.

Dalam kegiatan Posyandu Ternak di Desa Guyangan, Kecamatan Krucil, sebanyak 268 ekor ternak mendapat berbagai layanan kesehatan. Mulai dari vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian vitamin, pemeriksaan kebuntingan, hingga inseminasi buatan.

Dari jumlah tersebut, 223 ekor ternak mendapat vaksinasi PMK dan pemeriksaan kesehatan, terdiri atas 145 ekor sapi, 76 ekor kambing, dan dua ekor domba. Sementara layanan pengobatan diberikan kepada 41 ekor ternak, yakni 33 kambing dan delapan domba.

Petugas juga melakukan pemeriksaan kebuntingan terhadap empat ekor sapi. Hasilnya, dua ekor dinyatakan bunting dan dua lainnya belum bunting. Selain itu, inseminasi buatan dilakukan pada satu ekor sapi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, drh. Nikolas Nuryulianto, mengatakan Posyandu Ternak menjadi salah satu cara mendekatkan layanan kesehatan hewan kepada peternak, terutama di wilayah pedesaan.

"Tujuan Posyandu Ternak adalah meningkatkan pelayanan kesehatan hewan melalui pemberian vaksinasi, pengobatan, vitamin, pemeriksaan reproduksi hingga inseminasi buatan secara gratis. Dengan program ini peternak dapat memperoleh layanan kesehatan hewan tanpa harus mengeluarkan biaya," katanya.

Menurut Nikolas, antusiasme peternak terhadap program tersebut cukup tinggi. Selain memudahkan akses layanan kesehatan hewan, program ini juga membantu menekan biaya yang harus dikeluarkan peternak.

"Peternak merasa senang karena mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, vitamin dan pelayanan kesehatan hewan secara gratis. Program ini membantu mengurangi pengeluaran peternak sekaligus meningkatkan kesehatan ternak yang mereka pelihara," ujarnya.

Ia menegaskan, kesehatan ternak tidak hanya berkaitan dengan pencegahan penyakit, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap produktivitas peternakan. Karena itu, layanan kesehatan harus dilakukan secara rutin agar penyakit dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

"Kami berharap Posyandu Ternak dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga kesehatan dan produktivitas ternak semakin meningkat. Jika ternaknya sehat, maka hasil usaha peternak juga akan lebih baik dan kesejahteraan mereka ikut meningkat," tuturnya.

Nikolas berharap dukungan anggaran untuk layanan kesehatan hewan terus ditingkatkan sehingga Posyandu Ternak dapat menjangkau lebih banyak desa di Kabupaten Probolinggo.

"Harapan kami program Posyandu Ternak dan pelayanan kesehatan hewan lainnya mendapat dukungan yang lebih besar sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat peternak. Ternak sehat akan mendukung kesejahteraan peternak dan memperkuat sektor peternakan daerah," pungkasnya.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...