15 jam yang lalu
Pangannews.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya setelah sekitar satu setengah bulan memimpin lembaga tersebut. Pengunduran diri itu disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto karena alasan kesehatan.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, mengatakan Nanik berpamitan kepada Presiden pada Rabu untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
"Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," kata Dirgayuza dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Menurut Dirgayuza, meski masa kepemimpinannya terbilang singkat, Nanik telah memulai sejumlah langkah pembenahan di tubuh BGN, terutama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyebut Nanik melakukan evaluasi terhadap hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan sekitar 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, serta menghentikan ekspansi dapur MBG di wilayah yang dinilai telah jenuh.
Selain itu, BGN juga menemukan 414 SPPG yang bermasalah. Temuan tersebut disebut berkontribusi menyelamatkan ratusan miliar rupiah agar kembali ke kas negara.
Selama memimpin BGN, Nanik juga membentuk 11 tim reformasi, mengarahkan program MBG agar lebih fokus kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, serta melibatkan tenaga profesional dari berbagai kementerian dan lembaga dalam proses pembenahan.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial pribadinya, Nanik mengatakan keputusan mundur diambil agar dapat menjalani pengobatan secara maksimal.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya. Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," ujar Nanik.
Ia mengungkapkan Presiden Prabowo disebut tengah mempertimbangkan pembentukan dewan pengawas untuk BGN dan implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Menurut Nanik, dirinya berpeluang dipercaya menjadi ketua dewan pengawas tersebut.
Editor : Adi Permana
Selasa, 21 Juli 2026 19:23 WIB
Selasa, 21 Juli 2026 14:59 WIB
Senin, 20 Juli 2026 18:43 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...