17 jam yang lalu
Pangannews.id - Delapan mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan Waboos (Wafer Imunobooster), pakan herbal yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan kambing dan domba sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal.
Inovasi ini berangkat dari persoalan yang kerap dihadapi peternak, yakni ternak yang tetap kurus meski telah diberikan pakan dalam jumlah cukup. Menurut tim pengembang, persoalan tersebut tidak selalu disebabkan kualitas pakan, tetapi juga kondisi sistem pencernaan yang kurang sehat.
Diansir dari laman UMM, Ketua tim pengembang, Fajar Ferdiansyah, mengatakan banyak peternak masih berfokus pada pemberian pakan berprotein tinggi agar ternak cepat gemuk, padahal kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi menjadi faktor yang tidak kalah penting.
"Kalau saluran pencernaan tidak sehat, nutrisi dari pakan tidak akan terserap secara maksimal. Karena itu, kami mengembangkan pakan yang tidak hanya menjadi sumber nutrisi, tetapi juga membantu menjaga kesehatan pencernaan ternak," ujarnya.
Waboos dibuat dalam bentuk wafer sehingga lebih praktis disimpan dan diberikan kepada ternak.
Produk ini memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti daun kelor dan temulawak yang dikenal memiliki kandungan nutrisi serta senyawa alami untuk mendukung kesehatan pencernaan.
Formulanya juga dilengkapi bungkil kopra, jagung giling, dedak padi, pollard, bekatul, tepung gaplek, dan tetes tebu.
Uji coba di sejumlah peternakan di Bumiaji, Kota Batu, dan Genteng, Banyuwangi, menunjukkan hasil awal yang positif. Peternak melaporkan kambing dan domba memiliki nafsu makan lebih baik serta menunjukkan pertumbuhan yang lebih optimal setelah mengonsumsi Waboos.
Saat ini produk tersebut dipasarkan secara terbatas dalam kemasan 500 gram dengan harga sekitar Rp5.000. Tim pengembang juga tengah menyiapkan pengujian laboratorium lanjutan dan pengajuan hak paten agar inovasi tersebut dapat dimanfaatkan lebih luas oleh peternak.
Sementara itu, Pembimbing mata kuliah sekaligus pakar peternakan UMM, Prof. Indah Prihartini berpesan agar mahasiswa tidak takut mencoba berbagai inovasi.
“Jangan pernah takut gagal dalam berinovasi menciptakan karya nyata, karena seorang nakhoda kapal yang tangguh tidak akan pernah tercipta dari ombak lautan yang selalu tenang,” ungkapnya.
Editor : Adi Permana
Kamis, 30 Juli 2026 12:48 WIB
Rabu, 29 Juli 2026 14:54 WIB
Minggu, 19 Juli 2026 19:36 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 11:26 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...