Kamis, 20 Juli 2023 13:54 WIB
PanganNews.id, Semarang- Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, melakukan panen raya padi bersama kelompok tani Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang.
Di lahan seluas ribuan meter persegi tersebut, para petani menanam padi varietas unggul Mapan 05 dengan dua pola pemupukan, yaitu pemupukan berimbang dan organik.
Bupati Ngesti menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan gerakan pemurnian tanah. Tujuan dari program ini adalah membersihkan tanah dari berbagai zat kimia dengan menggunakan pupuk kandang dan organik secara bertahap dan berkelanjutan.
Program ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan mendorong petani untuk membuat pupuk organik dengan bantuan para penyuluh," kata Ngesti Nugraha, Senin 17 Juli 2023.
Selain itu, Bupati Ngesti Nugraha juga melibatkan siswa SMK Pertanian untuk bekerja sama dengan petani dalam memasyarakatkan pertanian organik.
Ketua Gapoktan Mandiri, Ismail Saleh, menjelaskan bahwa penggunaan pupuk kandang bersama pupuk kimia bertujuan untuk mengembalikan kesuburan tanah.
Hasil panen di lahan seluas 1.500 meter dengan pola pemupukan organik murni adalah 1,7 ton gabah kering panen (GKP).
"Sedangkan di lahan dengan pemupukan berimbang antara pupuk kandang dan kimia, hasil panen mencapai 11 ton," tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Tuntang, Hety Rusmini, menegaskan bahwa para penyuluh siap membantu petani dalam memanfaatkan pupuk organik.
"Hasil panen dari varietas unggul Mapan 05 dengan pemupukan berimbang terbukti sangat baik. Dari potensi 12 ton per hektare, hasil yang berhasil dicapai mencapai 10,9 ton," pungkas dia.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien
Jumat, 08 Mei 2026 13:42 WIB
Jumat, 08 Mei 2026 10:21 WIB
Kamis, 07 Mei 2026 19:34 WIB
Kamis, 07 Mei 2026 12:25 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...