BPS Ungkap 7,36 Persen Rumah Tangga Belum Nikmati Akses Air Minum Layak

Pers Pangannews

Sabtu, 04 Januari 2025 11:22 WIB

news
BPS ungkap 7,36 persen rumah tangga belum nikmati akses air minum layak. (Foto : Alodokter)

Pangannews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada tahun 2024, sebanyak 92,64 persen rumah tangga di Indonesia sudah memiliki akses terhadap air minum layak.

Meskipun angka ini menunjukkan kemajuan, masih terdapat 7,36 persen rumah tangga yang belum memiliki akses air minum layak, yang menunjukkan tantangan yang harus diatasi dalam pemerataan akses air bersih di seluruh Indonesia.

Menurut publikasi BPS yang berjudul Indikator Perumahan dan Lingkungan 2024, rumah tangga dianggap memiliki akses air minum layak jika menggunakan sumber air yang terlindung, seperti leding, sumur bor atau pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, dan air hujan.

Selain itu, rumah tangga yang menggunakan air minum kemasan bermerk atau air isi ulang juga termasuk dalam kategori ini.

Berdasarkan klasifikasi wilayah, data BPS menunjukkan bahwa persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap air minum layak di perkotaan lebih tinggi dibandingkan di pedesaan.

Di perkotaan, sebanyak 96,56 persen rumah tangga sudah mendapatkan air minum yang layak, sementara di pedesaan angkanya lebih rendah, yaitu 87,06 persen. Meskipun demikian, angka tersebut mencerminkan upaya signifikan untuk meningkatkan akses air minum di daerah-daerah terpencil.

Meskipun angka nasional menunjukkan perkembangan yang positif, pemerataan akses air minum layak di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Dalam hal ini, BPS mencatat adanya ketimpangan yang cukup signifikan antara provinsi-provinsi di Indonesia.

Sebagai contoh, di Provinsi DKI Jakarta, hampir seluruh rumah tangga, yaitu 99,96 persen, telah memiliki akses terhadap air minum layak. Sebaliknya, di Provinsi Papua Pegunungan, hanya sekitar 30,64 persen rumah tangga yang memiliki akses tersebut.

Ketimpangan ini menandakan bahwa ada perbedaan besar dalam hal infrastruktur dan ketersediaan sumber daya di berbagai daerah, yang mempengaruhi kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam memastikan akses air minum layak bagi semua rumah tangga.

Upaya pemenuhan akses air minum layak ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah, terutama dalam hal penyediaan infrastruktur di daerah-daerah yang masih tertinggal.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...