Kamis, 28 Agustus 2025 11:20 WIB
Pangannews.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, kembali menjadi sorotan setelah kasus keracunan massal terjadi untuk ketiga kalinya dalam sebulan terakhir di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan pihaknya akan melakukan perbaikan tata kelola dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Perbaikan tata kelola SPPG sedang dilakukan,” kata Dadan, Kamis (28/8/2025).
Insiden terbaru terjadi di SMP Negeri 3 Berbah, Kabupaten Sleman, di mana 137 siswa mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG. Ini merupakan kasus ketiga dalam waktu kurang dari empat pekan di wilayah DIY.
Sebelumnya, keracunan massal juga dilaporkan di empat SMP di wilayah Kapanewon Mlati, Sleman, dengan total 379 siswa terdampak, termasuk 18 siswa yang harus menjalani perawatan inap di rumah sakit.
Hasil laboratorium atas sampel makanan dari kasus ini menunjukkan cemaran tiga jenis bakteri.
Sementara di Kulon Progo, kasus serupa terjadi pada akhir Juli lalu. Sebanyak 497 siswa dari dua SD dan dua SMP dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan MBG. Satu siswa sempat dirawat inap selama dua malam di RSUD Wates.
Jika ditotal, program MBG di DIY telah menyebabkan lebih dari 1.000 siswa mengalami gejala keracunan hanya dalam waktu satu bulan terakhir.
Meski demikian, Dadan menyebut investigasi penyebab pasti masih dilakukan oleh pihak-pihak berwenang. Ia juga menyatakan bahwa proses operasional dapur MBG akan terus ditingkatkan sebagai evaluasi.
“Proses operasionalnya ditingkatkan terus menerus,” tambahnya.
Editor : Adi Permana
Selasa, 28 April 2026 12:42 WIB
Senin, 27 April 2026 14:58 WIB
Minggu, 26 April 2026 11:49 WIB
Minggu, 26 April 2026 11:28 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...