Zulhas Tegaskan Beras Impor dari AS Hanya untuk Segmen Khusus

Pers Pangannews

Selasa, 03 Maret 2026 19:45 WIB

news
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).

Pangannews.id - Pemerintah memberikan penjelasan terkait rencana impor beras dari Amerika Serikat (AS). Komoditas yang akan masuk dipastikan bukan beras konsumsi umum, melainkan beras dengan spesifikasi khusus untuk kebutuhan tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan volume impor tersebut hanya 1.000 ton. Kebijakan ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang timbal balik Indonesia–Amerika Serikat dalam skema Agreement of Reciprocal Trade (ART).

“Yang itu beras khusus,” kata Zulhas usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, jenis beras yang diimpor memiliki karakteristik berbeda dari beras yang dikonsumsi mayoritas masyarakat. Contohnya beras khas Jepang yang biasa digunakan restoran Jepang, atau beras dengan spesifikasi tertentu bagi konsumen dengan kebutuhan kesehatan khusus.

Menurut Zulhas, segmen pasar beras tersebut sangat terbatas dan harganya relatif tinggi. Untuk beras Jepang misalnya, harga jualnya bisa menembus lebih dari Rp100 ribu per kilogram.

“Yang beli kan restoran atau kalangan tertentu. Bukan untuk konsumsi sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, impor beras khusus bukan praktik baru. Indonesia sebelumnya juga melakukan hal serupa untuk memenuhi kebutuhan jenis beras tertentu yang tidak diproduksi secara massal di dalam negeri.

Faktor keekonomian menjadi salah satu pertimbangan. Dengan pasar yang sempit dan harga jual tinggi, produksi lokal dinilai belum efisien untuk memenuhi permintaan tersebut.

Meski demikian, pemerintah memastikan impor 1.000 ton itu tidak akan memengaruhi keseimbangan pasokan beras nasional. Volume tersebut dinilai sangat kecil dibandingkan total produksi dalam negeri.

“Ini tidak ada kaitannya dengan beras rakyat. Segmennya berbeda,” pungkasnya.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...