1 jam yang lalu
Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menargetkan luas tanam padi mencapai 63 ribu hektare pada 2026. Target tersebut dipasang untuk mendorong peningkatan produksi gabah sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan realisasi tanam dipantau secara berkala oleh petugas di lapangan, terutama di wilayah sentra produksi.
“Setiap hari perkembangan luas tanam dilaporkan. Target kita sekitar 63 ribu hektare dalam setahun,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Menurut dia, strategi peningkatan produksi tidak hanya dilakukan melalui perluasan areal tanam, tetapi juga dengan meningkatkan frekuensi panen. Salah satu upaya yang didorong adalah penggunaan varietas padi genjah yang berumur lebih pendek.
Dengan pola tersebut, petani diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari dua kali menjadi hingga tiga kali tanam dalam setahun.
“Kalau biasanya petani tanam dua kali, dengan padi genjah kita dorong bisa dua sampai tiga kali. Dengan begitu, produksi akan ikut meningkat,” kata Uswatul.
Selain itu, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern juga terus diperluas, terutama pada masa panen. Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu menekan kehilangan hasil serta meningkatkan efisiensi produksi.
Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi padi Magetan pada 2025 mencapai sekitar 308.221 ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 50.411 hektare, dengan produktivitas rata-rata 6,1 ton per hektare. Dengan target luas tanam yang lebih besar, produksi tahun ini diperkirakan meningkat.
Sejumlah kecamatan menjadi sentra produksi padi, di antaranya Kartoharjo, Barat, Karangrejo, Karas, Takeran, dan Kawedanan.
Pemerintah daerah juga memastikan dukungan sarana produksi seperti pupuk dan sistem pertanian terus diperkuat agar target yang ditetapkan dapat tercapai.
“Dengan dukungan yang ada, kami berharap Magetan dapat terus meningkatkan produksi dan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” ujar Uswatul.
Editor : Adi Permana
Selasa, 28 April 2026 12:42 WIB
Senin, 27 April 2026 16:52 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...