17 jam yang lalu
Pangannews.id - Amerika Serikat (AS) melaporkan dua kematian pertama yang dikaitkan dengan wabah siklosporiasis, infeksi usus halus yang disebabkan oleh parasit Cyclospora. Kedua korban berasal dari negara bagian Michigan dan diketahui memiliki penyakit penyerta.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan kedua kematian tersebut merupakan bagian dari penyelidikan wabah yang masih berlangsung.
"CDC telah mengetahui adanya dua kematian terkait siklosporiasis pada individu-individu dengan kondisi medis penyerta asal Michigan sebagai bagian dari wabah ini," tulis lembaga tersebut dalam pemberitahuan resminya, seperti dikutip dari Antara.
CDC juga menyatakan akan memperbarui informasi wabah secara berkala, termasuk jumlah kasus yang telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium, pasien yang dirawat di rumah sakit, serta angka kematian.
Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Michigan mengungkapkan hasil penelusuran rekam medis menunjukkan kedua korban memiliki kondisi medis penyerta yang cukup serius. Kondisi tersebut diduga semakin memburuk akibat infeksi siklosporiasis dan dehidrasi.
Meski demikian, otoritas kesehatan tidak mengungkap identitas maupun rincian kedua pasien. Mereka menegaskan bahwa siklosporiasis pada umumnya bukan penyakit yang mengancam jiwa dan kasus kematian akibat infeksi tersebut tergolong sangat jarang terjadi di Amerika Serikat.
Penyelidikan mengenai sumber wabah masih terus dilakukan. Berdasarkan temuan sementara, selada atau sayuran hijau diduga menjadi sumber penularan. Namun, kemungkinan adanya bahan pangan lain masih belum dapat dikesampingkan.
Hingga saat ini, otoritas kesehatan belum mengidentifikasi produk pertanian tertentu, petani, maupun pemasok yang menjadi penyebab pasti wabah tersebut.
Editor : Adi Permana
Kamis, 30 Juli 2026 12:27 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 11:12 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 12:05 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...