23 jam yang lalu
Pangannews.id - Kabar baik mulai dirasakan nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Setelah sempat lesu pada awal tahun, hasil tangkapan ikan kapal-kapal kecil mulai meningkat sejak Juli 2026. Kondisi ini memunculkan optimisme bahwa musim penangkapan ikan hingga akhir tahun akan lebih baik.
Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo Cilacap, Untung Jayanto, mengatakan peningkatan paling terasa dialami nelayan yang mengoperasikan kapal berukuran di bawah 5 gross ton (GT), terutama penangkap udang rebon.
"Hasil tangkapan mulai meningkat sejak Juli, khususnya kapal-kapal kecil di bawah 5 GT. Yang cukup bagus terutama udang rebon," kata Untung, dikutip dari Antara.
Menurutnya, cuaca yang relatif bersahabat selama musim kemarau menjadi salah satu faktor yang mendorong nelayan lebih sering melaut.
Curah hujan yang rendah memberi kesempatan lebih banyak untuk melakukan penangkapan sehingga produktivitas meningkat.
Untung memperkirakan tren positif tersebut masih akan berlanjut hingga akhir tahun apabila kondisi cuaca tetap mendukung.
Ia menjelaskan, nelayan asal Kemiren kini mendaratkan hasil tangkapannya di Dermaga 3 Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap. Perpindahan lokasi dilakukan karena kawasan pesisir Kemiren tidak lagi dapat digunakan sebagai tempat pendaratan akibat pembangunan tanggul penahan abrasi dan gelombang.
Untuk menunjang aktivitas nelayan, di Dermaga 3 telah disediakan tempat pelelangan ikan skala kecil sehingga proses pemasaran hasil tangkapan tetap berjalan.
Meski aktivitas penangkapan mulai meningkat, Untung mengingatkan data produksi KUD Mino Saroyo saat ini tidak bisa dibandingkan langsung dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sejak 1 Juli 2025, koperasi tersebut tidak lagi mengelola tempat pelelangan ikan (TPI) besar di kawasan PPS Cilacap setelah adanya perubahan aturan pengelolaan.
Kini KUD Mino Saroyo hanya mengelola TPI Kemiren, Tegalkatilayu, Sidakaya, Pandanarang, dan Sentolokawat. Sementara TPI Donan dan TPI besar di PPS Cilacap sudah tidak lagi berada di bawah pengelolaan koperasi.
"Produksi yang tercatat di KUD memang turun karena sekarang hanya berasal dari TPI-TPI kecil yang masih kami kelola," ujarnya.
Meski demikian, rekapitulasi produksi hingga akhir Juli masih disusun. Berdasarkan kondisi di lapangan, aktivitas pendaratan ikan maupun pelelangan di TPI yang dikelola koperasi menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan awal tahun.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Indarto, juga melihat tanda-tanda membaiknya musim penangkapan ikan. Menurutnya, aktivitas pendaratan hasil tangkapan nelayan mulai ramai meski angin di perairan selatan masih cukup kencang.
"Memasuki Agustus ini kemungkinan akan semakin ramai hingga akhir tahun," kata Indarto.
Editor : Adi Permana
16 jam yang lalu
Rabu, 05 Agustus 2026 15:49 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...