Komisi IV DPR Minta Taman Nasional Way Kambas Perkuat Pencegahan Karhutla

Pers Pangannews

23 jam yang lalu

news
Taman Nasional Way Kambas. (Foto : Instagram btn_waykambas)

Pangannews.id - Komisi IV DPR RI meminta pengelola Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur mengevaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemadaman dinilai tidak cukup jika kebakaran terus berulang tanpa diikuti penguatan sistem pencegahan.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hanan A Rozak mengatakan upaya penanganan karhutla harus dimulai sebelum api muncul. Deteksi dini, kesiapan personel, pemantauan kawasan, dan keterlibatan masyarakat sekitar menjadi bagian yang perlu diperkuat.

"Yang harus kita pastikan bukan hanya apinya padam, tetapi bagaimana kebakaran tidak berulang. Kalau setiap tahun kita hanya sibuk memadamkan api, berarti ada persoalan dalam sistem pencegahannya yang harus dievaluasi," kata Hanan dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

Hanan mengatakan kebakaran di kawasan konservasi tidak hanya menyebabkan kerusakan vegetasi. Karhutla juga mengancam ruang hidup dan ketersediaan pakan Gajah Sumatera di kawasan TNWK.

Karena itu, selain pencegahan, kawasan yang sudah terdampak kebakaran perlu dipulihkan secara terencana. Komisi IV meminta kejelasan mengenai jenis tanaman yang digunakan untuk rehabilitasi, luas area yang dipulihkan, serta pengawasan secara berkala.

Pelibatan masyarakat desa penyangga juga menjadi perhatian dalam upaya menjaga kawasan konservasi. Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatera TNWK Brigjen TNI Sriyanto mengatakan pemberdayaan masyarakat menjadi kunci keberhasilan konservasi.

Saat ini, sebanyak 3.083 warga desa penyangga telah dilibatkan dalam sejumlah program ekonomi alternatif. Kegiatannya antara lain penginapan atau homestay, UMKM kuliner, dan budi daya lebah.

Untuk memperkuat pencegahan karhutla, Komite Gabungan bersama Kodam XXI/Raden Inten juga memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga desa sekitar. Materinya mencakup penanggulangan karhutla dan pendeteksian dini. Warga juga mendapat bantuan peralatan pemadam atau alkon.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...