Kamis, 25 September 2025 14:10 WIB
Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status Kasus Luar Biasa (KLB) setelah ratusan pelajar dari PAUD hingga SMA mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa ini menambah deretan kasus serupa yang sebelumnya muncul di Garut.
Data awal mencatat, pada Senin (22/9/2025) di Kecamatan Cipongkor terdapat 475 korban. Dua hari kemudian, Rabu (24/9/2025), kasus kembali terjadi di kecamatan yang sama dengan 500 korban, serta di Kecamatan Cihampelas yang menimpa 60 orang. Jumlah ini diperkirakan masih bertambah.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan memanggil Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak penyelenggara MBG untuk mengevaluasi pelaksanaan program tersebut secara terbuka pekan depan.
“Saya minggu depan mengundang Kepala MBG (BGN) untuk evaluasi paripurna agar masalah keracunan tidak terulang lagi,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).
Dedi belum mau berandai soal penghentian sementara MBG di Jawa Barat. Ia menekankan akan mendengar langsung penjelasan penyelenggara sebelum memutuskan langkah lebih lanjut.
“Kita akan segera mengundang untuk bicara bersama dan kemudian mengevaluasi apakah program ini bisa diteruskan atau perlu perbaikan,” katanya.
Untuk penanganan darurat, pemerintah daerah menyiapkan ambulans, mengerahkan tenaga medis sekitar, dan membuka akses rumah sakit di wilayah KBB.
Herman, pejabat yang mengoordinasikan MBG di tingkat kabupaten, mengatakan akan terus melapor ke BGN dan gubernur. Ia memastikan program MBG tetap didukung Pemprov Jawa Barat meski teknisnya perlu diperbaiki.
Editor: Adi Permana
Jumat, 07 Agustus 2026 13:32 WIB
Jumat, 07 Agustus 2026 12:29 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...