Inovasi Snack Bar Berbasis Tepung Aren Jadi Upaya Penguatan Komoditas Lokal di Kabupaten Ciamis

Pers Pangannews

1 jam yang lalu

news
Kegiatan Dosen Pulang Kampung Tahun 2026. (Foto : istimewa)

Pangannews.id - Potensi komoditas aren di Kabupaten Ciamis tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai gula aren tradisional, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk pangan modern yang memiliki nilai tambah tinggi.

Melihat peluang tersebut, tim pengabdian masyarakat Sekolah Vokasi IPB University memperkenalkan inovasi snack bar berbasis tepung aren dan gula aren kepada kelompok perajin gula aren di Kecamatan Banjaranyar, di bantu oleh BPS Kabupaten Ciamis wilayah kerja Banjaranyar.

Program yang dilaksanakan melalui kegiatan Dosen Pulang Kampung Tahun 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal melalui diversifikasi produk berbahan baku aren. Inovasi yang dikembangkan berupa snack bar berbahan dasar tepung aren dan gula aren yang dirancang sebagai camilan praktis, sehat, dan sesuai dengan tren konsumsi masyarakat saat ini.

Menurut ketua tim kegiatan, Dr. Ir. Wien Kuntari, M.Si, pengembangan produk turunan aren menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Selama ini, pemanfaatan pohon aren masih didominasi oleh produksi gula aren, sementara tepung aren memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk pangan inovatif yang bernilai ekonomi lebih tinggi. Program ini melibatkan sedikitnya 20 anggota kelompok perajin gula aren sebagai mitra utama.

Pengembangan snack bar berbasis gula aren dan tepung aren yang banyak terdapat di Desa Cikupa, menurut Ani Nuraeni, S.Pd., M.Pd, merupakan bagian dari pemanfaatan dan penguatan komoditi lokal.  Dari sisi gizi tidak kalah dengan snack bar lain, karena snack bar yang diusung juga merupakan snack bar sehat tanpa gluten.

Melalui program ini, Dr. Dwi Yuni Hastati  memberikan pendampingan mengenai Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) guna meningkatkan kualitas dan keamanan gula aren yang dihasilkan masyarakat.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk gula aren lokal sekaligus memperkuat daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif.

Selain aspek produksi bahan baku dasar snack bar, pada kegiatan ini Dr. Veralianta br Sebayang, SP., M.Si memberikan arahan tentang penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas usaha masyarakat, serta  pengetahuan mengenai peningkatkan nilai tambah gula aren agar memiliki nilai  jual yang lebih tinggi.  

Dibagian akhir disampaikan Faranita Ratih L, SH., M.H mengenai pentingnya legalitas usaha pangan, agar bisa diterima oleh pasar secara luas.

Kepala Desa Cikupa, yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Desa, Didin Rohmanudin, menyampaikan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan perajin, memperkuat ekonomi lokal, serta menjaga keberlanjutan komoditas aren sebagai salah satu identitas unggulan Kabupaten Ciamis.

Kegiatan pengabdian ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pengurangan kemiskinan, peningkatan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi lokal, serta pengembangan industri berbasis inovasi.

Dengan dukungan berbagai pihak, komoditas aren diharapkan dapat berkembang menjadi produk unggulan yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.(*/ADV)

 


Kolom Komentar

You must login to comment...